Tebo Pendidikan tidak hanya bertujuan untuk mencetak peserta didik yang cerdas secara intelektual, tetapi juga membentuk karakter dan spiritualitas yang kuat. MTs Nurul Jalal sebagai lembaga pendidikan berbasis nilai-nilai keislaman terus berupaya menanamkan akhlak mulia dan kebiasaan religius kepada seluruh peserta didik. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan pembiasaan membaca Surah Yasin setiap pagi yang dilaksanakan secara rutin pada tahun pelajaran 2026.
Latar Belakang Kegiatan
Surah Yasin dikenal sebagai jantung Al-Qur’an yang mengandung banyak hikmah dan pelajaran kehidupan. Membaca Surah Yasin secara rutin diyakini dapat menenangkan hati, meningkatkan keimanan, serta menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an. Oleh karena itu, MTs Nurul Jalal menjadikan kegiatan membaca Yasin sebagai budaya sekolah untuk membentuk peserta didik yang beriman, bertakwa, dan berakhlakul karimah.
Tujuan Pembiasaan Membaca Yasin
Kegiatan pembiasaan membaca Yasin setiap pagi bertujuan untuk:
-
Menanamkan kecintaan peserta didik terhadap Al-Qur’an sejak dini.
-
Membentuk karakter religius dan disiplin peserta didik.
-
Menciptakan suasana sekolah yang religius, tenang, dan kondusif untuk belajar.
-
Membiasakan peserta didik memulai aktivitas dengan doa dan dzikir.
-
Menguatkan nilai-nilai spiritual dalam kehidupan sehari-hari peserta didik.
Pelaksanaan Kegiatan
Pembiasaan membaca Surah Yasin dilaksanakan setiap hari sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan MTs Nurul Jalal. Pelaksanaan dilakukan secara bersama-sama di kelas masing-masing atau di halaman sekolah, dipandu oleh guru piket atau guru Pendidikan Agama Islam.
Kegiatan diawali dengan pembukaan singkat, dilanjutkan dengan membaca Surah Yasin secara tartil dan khusyuk, kemudian ditutup dengan doa bersama. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh kekhidmatan.
Manfaat Kegiatan
Adapun manfaat yang dirasakan dari pembiasaan membaca Yasin setiap pagi antara lain:
-
Peserta didik menjadi lebih tenang dan siap mengikuti pembelajaran.
-
Terbentuknya sikap disiplin, kebersamaan, dan tanggung jawab.
-
Lingkungan sekolah menjadi lebih religius dan harmonis.
-
Meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan warga madrasah.

.jpeg)